Rancangan eksekutif Kontraktor Interior Kantor

Husnian   January 6, 2019   Comments Off on Rancangan eksekutif Kontraktor Interior Kantor

Selain dimensi ruang yang lebih besar, ruang kerja eksekutif memiliki desain interior yang dirancang khusus dan lebih personal. Secara umum, ruang kerja ini juga memiliki akses terpisah. Anda dapat memiliki akses masuk sendiri (tanpa harus melalui ruang kerja bawahan), atau Anda juga dapat secara khusus mendesainnya dengan memiliki area penerimaan atau serambi terlebih dahulu. Ini untuk memberikan privasi yang lebih tinggi bagi pemilik ruang.

Hal lain yang harus dipertimbangkan ketika ingin mendesain kantor desain interior atau ruang kerja tingkat eksekutif, dapat ditemukan di bawah dikutip dari ahli Kontraktor Interior Kantor:

Konsep desain

Langkah pertama yang perlu dilakukan ketika Anda ingin mendesain kantor atau ruang kerja para pemimpin perusahaan ini adalah mengetahui preferensi pekerjaan mereka secara pribadi. Ini sangat berguna untuk menciptakan konsep desain dan suasana ruang yang ingin Anda sajikan. Sehingga menciptakan ruang kerja yang tidak hanya mencerminkan identitas pemilik ruang dan juga perusahaan, tetapi juga ruang kerja yang ideal sesuai dengan kebutuhan mereka.

Berfungsi di dalamnya

Lebih dari sekadar ruang kerja individu, ruang kerja tingkat eksekutif umumnya mencakup berbagai fungsi lainnya di dalamnya. Ruang ini juga berfungsi untuk menerima tamu dan melakukan pertemuan kecil (1-4 orang), sudut dengan berbagai perangkat elektronik kantor, dan bahkan ruang sudut untuk istirahat sejenak. Hal ini menjadikan interior ruang kerja pada level ini, memiliki dimensi ruang yang jauh lebih luas daripada pekerja lainnya.

Tata Letak & Mebel

Selain meja kerja dan kursi ergonomis untuk kegiatan kerja utama, ruang kerja pendukung juga diperlukan. Mulai dari sofa, kursi dan meja rapat khusus, rak buku, hingga rak khusus untuk penyimpanan file. Jika perlu, rak untuk barang-barang pribadi juga disediakan. Keseluruhannya ditempatkan dalam tata letak yang ideal yang mendukung aktivitas kerja itu sendiri. Tata ruang harus menciptakan sirkulasi yang baik, terasa lapang dan tidak kencang, dan jangan lupa memperhatikan soal sumber pencahayaan.